Surat
Kepada pagi
Di pagi hari
Salam pagi,
Dengan surat ini, aku menyampaikan maksud. Maksud yang bisa mengubah absurd. Atau juga absurd yang memang maksud. Pagi, kuharap kamu memang terus muncul, tapi bawa juga embun dan oksigen bersamamu. Orang-orang membutuhkan kalian. Sekarang aku lagi tak bisa memikirkan matahari. Mata bulan sudah lama aku amati. Tiap hari hujan dan mendung selalu memblokade jalan. Sehingga sepi dan membekukan suasana dalam rumah di tubuhku ini. Pagi, bangubkan matahari, supaya kembali terang dan hangat. Jangan panas-panas, bahaya, sebab itu membakar daun-daun jati. Begini saja surat dariku. Jika berkenan, maafkan aku, pagi. Aku merindukanmu, pagi.
Salam pagi.
FEB, 21
Komentar
Posting Komentar